24 Sep 2019
  |  
Dilihat : 109 kali

Ketika Sakit Migrain Mengganggu Aktivitas Sehari-hari

Migrain biasanya merupakan sakit kepala sedang atau berat dengan nyeri yang berdenyut di satu sisi kepala. Ketika mendapat serangan migrain, kepala akan terasa seperti ingin meledak. Selain itu, beberapa orang yang menderita migrain juga mengalami gejala seperti mual, muntah dan menjadi lebih peka terhadap cahaya atau suara.

 

Migrain merupakan kondisi kesehatan umum yang menyerang sekitar satu dari setiap lima wanita, dan sekitar satu dari setiap 15 pria. Biasanya, orang mendapat serangan migrain pada masa awal dewasa.

 

Terdapat beberapa jenis migrain sehingga gejala yang dialami pun dapat berbeda-beda, jenis-jenis migrain yaitu:

  • Migrain dengan aura - terdapat peringatan khusus tepat sebelum migrain dimulai, seperti melihat lampu berkedip
  • Migrain tanpa aura - jenis yang paling umum. Migrain terjadi tanpa adanya tanda-tanda peringatan khusus
  • Migrain aura tanpa sakit kepala, juga dikenal sebagai silent migraine - aura atau gejala migrain lainnya dialami,tetapi tidak merasakan sakit kepala

 

Frekuensi seseorang mengalami migrain dapat berbeda dengan orang lain. Beberapa orang sering mengalami migrain hingga beberapa kali dalam seminggu. Sedangkan orang lain bisa mengalami serangan migrain sesekali dengan jarak yang lama, bisa dengan jarak bertahun-tahun dari serangan migrain sebelumnya.


Jika tiba-tiba kamu mendapat serangan migrain, kamu bisa melakukan beberapa hal ini untuk mengurangi rasa sakit:

  1. Jika bisa, berbaringlah di ruangan yang gelap, tenang, dan sejuk. Jika kamu tidak bisa berbaring, cobalah pergi ke suatu tempat yang setidaknya kamu bisa mematikan lampu.
  2. Kompres panas atau dingin. Gunakan di kepala atau lehermu. Sesuaikan suhu dan pilih tempat terbaik untuk menaruh kompres tersebut.
  3. Coba tekan dengan perlahan pada area yang sakit di pelipis dan kulit kepala kamu. Pijatlah secara lembut bagian pelipis dan kulit kepala untuk mengurangi rasa sakit.
  4. Minum kopi atau soda. Mengonsumsi kafein dalam jumlah yang sedikit dapat meredakan rasa sakit yang dirasakan ketika sakit kepala mulai. Jika kamu meminum kopi atau soda dengan obat penghilang rasa sakit yang dijual dipasaran, kopi atau soda dapat membantu obat bekerja lebih baik.

 

Sampai saat ini, tidak diketahui apa penyebab pasti dari migrain. Tetapi sering kali, serangan migrain terjadi karena adanya pemicu tertentu seperti stress, kelelahan, hormon, dan makanan atau minuman tertentu. Selain itu, makan tidak teratur juga dapat memicu serangan migrain. Oleh sebab itu, jika kamu punya migrain janganlah lupa untuk makanlah secara teratur. Untuk mengurangi risiko terjadinya serangan migrain, kamu juga harus menjalani gaya hidup sehat. Jangan lupa untuk selalu berolah raga, makan dan tidur yang cukup dan teratur, pastikan kamu minum air putih yang cukup setiap harinya dan batasi asupan alkohol.

 

https://www.webmd.com/migraines-headaches/migraine-smart-17/migraines-disrupt-life