08 Jul 2019
  |  
Dilihat : 17 kali

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Ketika Kulit Terkena Benda atau Cairan Panas

Pada saat kita sedang memasak, terkadang kita tidak sengaja memegang panci atau peralatan masak yang masih panas ataupun terkena cipratan minyak pada saat menggoreng makanan. Atau ketika kita sedang naik motor, kaki kita tidak sengaja menyentuh knalpot panas yang akhirnya akan menyebabkan luka bakar ringan pada kulit.

Di Indonesia, jika seseorang terkena luka bakar, ia pasti akan mengoleskan mentega atau odol pada luka tersebut. Padahal cara itu merupakan cara yang salah. Menurut para ahli di Sanjay Gandhi Post Graduate Institute of Medical Sciences, membalurkan odol justru bisa memperparah luka karena odol mengandung mint dan kalsium yang berisiko memperluas infeksi dan membahayakan jaringan kulit. Sedangkan mentega akan menghalangi sirkulasi udara pada luka yang akan membuat suhu panas terjebak di dalam dan lapisan kulit akan semakin terbakar. Apa kalian masih bingung bagaimana cara mengobati luka bakar yang benar? Yuk simak tips pertolongan pertama di bawah ini jika kalian mengalami luka bakar.

 

1. Siram luka bakar dengan air yang mengalir

Hal sederhana yang bisa kita lakukan ketika terkena luka bakar yaitu dengan menyiram bagian tubuh yang terluka dengan air mengalir selama 20 menit. Hal tersebut dilakukan untuk menghilangkan panas dan nyeri. Perlu diingat, air yang digunakan haruslah air biasa. Jangan merendam luka atau menyiram dengan air dingin karena dapat memicu kerusakan jaringan tubuh dan membuat luka semakin dalam karena perubahan suhu secara tiba-tiba.

 

2. Jika tidak ada air mengalir, kompres luka bakar dengan kain basah

Kompres luka bakar dengan kain basah dengan selama 15 menit untuk menghilangkan panas dan mengurangi rasa sakit. Gunakanlah air biasa, jangan yang terlalu dingin karena air dingin akan membuat luka menjadi iritasi.

 

3. Oleskan lidah buaya pada luka bakar

Penelitian menunjukkan bukti bahwa lidah buaya efektif dalam menyembuhkan luka bakar tingkat satu sampai tingkat dua. Lidah buaya bermanfaat sebagai anti-inflamasi, meningkatkan sirkulasi udara, dan menghambat pertumbuhan bakteri.

 

Oleskan gel lidah buaya murni yang diambil dari daun tanaman lidah buaya langsung pada luka bakar. Jika kamu membeli gel lidah buaya di toko, pastikan kandungan persentase lidah buayanya tinggi dan hindari produk yang memiliki zat tambahan, terutama pewarna dan parfum.

 

4. Gunakan madu

Selain untuk diminum, ternyata madu mempunyai manfaat anti inflamasi jika kita oleskan pada luka bakar. Selain anti inflamasi, madu juga anti bakteri dan anti jamur sehingga dapat membantu menyembuhkan luka bakar ringan secara alami.

 

5. Lindungi dari infeksi

Memecah bagian kulit yang melepuh dapat menyebabkan infeksi. Selain itu, jangan menggunakan minyak karena minyak juga dapat menyebabkan infeksi. Jika kulit yang melepuh itu pecah, bersihkan area dengan air dan oleskan salep antibiotik. Tutup luka dengan perban atau kain bersih.

 

Periksakan ke dokter jika luka bakar menunjukkan tanda-tanda infeksi seperti meningkatnya rasa sakit, kemerahan, bengkak, demam, atau mengeluarkan cairan. Dokter akan memberikan antibiotik dan obat penghilang rasa sakit.

https://www.healthline.com/health/home-remedies-for-burns

https://www.nhs.uk/conditions/burns-and-scalds/