09 Apr 2019
  |  
Dilihat : 7966 kali

Muhardi, Buruh Harian Yang Rasakan Manfaat Besar JKN-KIS

Natuna, Jamkesnews - Bagi sebagian masyarakat Indonesia dengan kemampuan ekonomi di bawah rata-rata, penyakit menjadi momok terbesar dalam  kehidupan sehari-hari terutama masyarakat menengah ke bawah. Ketakutan masyarakat ini bukan tanpa sebab, tingginya biaya pengobatan di fasilitas kesehatan menjadi kekhawatiran yang utama, bahkan sampai ada ungkapan yang  mengatakan, “orang miskin dilarang sakit”. Namun dengan hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, dilema masyarakat akan mahalnya biaya kesehatan  kini telah berangsur-angsur hilang.

Muhardi Sakti (49), pria yang  sehari-hari menjadi buruh bangunan lepas ini merupakan peserta JKN-KIS segmen peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Peserta yang iurannya ditanggung oleh Pemerintah Pusat ini tinggal bersama istri,  anak, serta orang tua dan mertuanya di Desa Kelarik, Kecamatan Batubi Jaya, Kabupaten Natuna.

Muhardi, demikian ia biasa disapa, setahun belakangan ini divonis oleh dokter mengalami kerusakan jaringan di otak akibat tidak mendapatkan cukup supply oksigen karena terhambatnya aliran darah (Stroke infark). 

Di tengah musibah penyakit yang dideritanya ia masih tetap bersyukur karena dirinya merasa terbantu oleh program JKN-KIS sehingga bisa menjalani pengobatan di rumah sakit tanpa harus memikirkan biaya pengobatannya.

”Dari kartu sekecil ini, siapa sangka manfaatnya sangat besar sekali. Terbukti saya sangat tertolong pada saat menjalani pengobatan untuk stroke yang saya alami waktu itu sehingga tidak perlu khawatir memikirkan biaya pengobatan. Ibaratnya kartu ini adalah barang berharga yang harus saya jaga dengan sebaik-baiknya. Saya sangat berterima kasih dengan adanya program JKN-KIS ini sehingga bisa berobat gratis. Tanpa kartu ini saya tidak tahu harus mencari biaya pengobatan kemana,” ucap Muhardi sambil memperlihatkan kartu JKN-KIS yang dimilikinya.

Muhardi mengatakan bahwa saat berkunjung dan berobat baik ke puskesmas maupun rumah sakit ia sama sekali  tidak mengalami kendala apapun. Dari pengalamannya, selama peserta mau mengikuti prosedur yang telah ditetapkan maka semua akan berjalan lancar dan biaya pengobatan pun akan terjamin. Pelayanan yang ia dapatkan dari petugas di fasilitas kesehatan juga memuaskan. 

Atas segala manfaat yang ia dapatkan dari JKN-KIS, Muhardi tidak segan menyampaikan dukungannya dengan kehadiran program JKN-KIS ini.

"Program ini terbukti telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga perlu didukung oleh semua pihak, jangan sampai program ini terhenti karena masih banyak masyarakat yang tidak mampu dan sangat membutuhkan program ini. Untuk BPJS Kesehatan selaku penyelenggara maju terus untuk menjalankan program ini. Saya juga berharap masyarakat lainnya juga bisa kompak bergotong-royong membantu sesama yang sedang sakit melalui iuran yang dibayarkan dengan tepat waktu," tutup Muhardi. (aw/ms)