11 Jan 2019
  |  
Dilihat : 333 kali

Bangun Kemitraan, BPJS Kesehatan Beri Penghargaan Kepada FKTP

Kupang, Jamkesnews– Sebagai apresiasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang telah bekerja sama dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kota Kupang, BPJS Kesehatan Cabang Kupang memberikan empat kategori penghargaan kepada FKTP kerjasama BPJS Kesehatan terbaik di Kota Kupang.

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan ucapan terima kasih atas kemitraan yang telah berjalan dengan sangat luar biasa dalam pelaksanaan Program JKN-KIS di Kota Kupang. Besar harapan saya kemitraan ini dapat berlanjut dan semakin baik ke depannya,” jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang Fauzi Lukman Nurdiansyah dalam sambutannya pada acara Monitoring dan Evaluasi Program JKN-KIS bersama DPP dan Klinik Se Kota Kupang, Jumat (11/01).

Kegiatan yang berlangsung di Aula BPJS Kesehatan Cabang Kupang ini dihadiri oleh 18 dokter umum, 4 dokter gigi, dan 6 pimpinan klinik. Kegiatan tersebut memaparkan tentang pencapaian KBKP (Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan) Triwulan IV tahun 2018 beserta monitoring dan juga evaluasi yang dibawakan oleh Marina Djelil, petugas BPJS Kesehatan Kota Kupang.

“Jumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama wilayah kerja kantor cabang Kupang yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sebanyak 158 FKTP diantaranya 79 Puskesmas, 29 Dokter Umum, 10 Dokter Gigi, 26 Klinik Pratama, 3 Laboratorium dan 11 Apotek Rujuk Balik. Keseluruhan fasilitas kesehatan tersebut siap melayani 982.866 peserta JKN-KIS yang terdaftar di Kantor Cabang Kupang,” jelas Marina.

Sebanyak empat kategori penghargaan fasilitas kesehatan diberikan kepada FKTP dengan indikator penilaian seperti pemenuhan komitmen pelaksanaan KBK (Kapitasi Berbasis Komitmen), kepatuhan terhadap regulasi, pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) serta ketertiban PIC Prolanis dalam pelaksanaan kegiatan dan pelaporan.

Klinik LKC Dompet Dhuafa menyabet dua penghargaan yakni indikator RPPB (Rasio Peserta Prolanis Datang Berkunjung) dan tingkat Kepatuhan Faskes terbaik tahun 2018. Dokter Diana berhasil membawa pulang tiga penghargaan yakni indikator RPPB (Rasio Peserta Prolanis Datang Berkunjung) tertinggi, nilai rata-rata KBK terbaik, dan PIC Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) paling tertib tahun 2018. Dokter gigi Retnowati bersama dokter Fenny Melita Pranoto berhasil mendapatkan penghargaan dengan tingkat Kepatuhan Faskes terbaik tahun 2018.

“Selama ini, saya mengikuti sesuai indikator yang diberikan oleh BPJS. Contohnya, untuk prolanis yang ditujukan kepada pasien penyakit kronis seperti darah tinggi, kencing manis, dan jantung, kita kelola di berbagai kegiatan seperti senam dan penyuluhan. Selain itu terdapat juga pemeriksaan berkala seperti gula darah, puasa, dan pemeriksaan lab kimia darah selama 6 bulan. Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin setiap hari Sabtu pagi. Indikator dari BPJS sendiri itu biasanya untuk prolanis angka kontaknya harus melebihi 50% dan kebetulan saya mencapai angka tersebut,” jelas dr. Diana yang berhasil menyabet 3 penghargaan sekaligus. (ay/ir)