11 Jan 2019
  |  
Dilihat : 62 kali

Tahun 2019, BPJS Kesehatan Bekasi Pastikan Edabu Class Tetap Berjalan

Bekasi, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Bekasi menggelar e-Dabu Class setiap hari Kamis bagi para badan usaha baru maupun yang sudah lama. Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Bekasi Arslan Herwin Harahap mengatakan bahwa badan usaha kini wajib melalui aplikasi New e-Dabu atau email dalam hal pengurusan data pegawainya.

“Seluruh HRD wajib melakukan pengelolaan data badan usahanya melalui aplikasi New e-Dabu dan email yang dikirimkan ke BPJS Kesehatan, agar tidak ada kesalahan dalam penginputan data badan usaha. Kondisi saat ini banyak perusahaan yang mengajukan data melalui email, padahal bisa dilakukan di New e-Dabu. Akibatnya email menumpuk dan lebih lama diproses, ada juga pengajuan data melalui email yang menggunakan email pribadi dan tidak mencantumkan kode dan nama perusahaan,” jelas Herwin, Jumat (11/01).

Oleh karena itu, lanjut Erwin, pihaknya mengharapkan para HRD yang datang dapat mengikuti ketentuan dan menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya, agar ke depan tidak ada selisih data ataupun kesalahan data. Herwin juga mengatakan bahwa e-Dabu Class ini diharapkan dapat membantu para HRD untuk mempelajari lebih detail mengenai fitur New e-Dabu.

"Setiap hari Kamis setiap jam 09.00 kelas kami buka, jadi silahkan para HRD badan usaha apabila masih belum paham bisa menghubungi petugas BPJS Kesehatan untuk konfirmasi kehadiran di e-Dabu Class,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan kemudahan yang ditawarkan aplikasi Mobile JKN, sebuah inovasi dari BPJS Kesehatan dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang semakin pesat. Mobile JKN adalah aplikasi yang memudahkan semua peserta JKN-KIS dari sisi administrartif.

"Cukup banyak fitur yang bisa dimaksimalkan penggunaannya. Apabila hal ini disosialisasikan massif kepada pegawai perusahaan tentu akan meringankan pekerjaan dari HRD itu sendiri karena para pegawainya bisa melakukan perubahan data sendiri tanpa meminta kepada HRD," kata Erwin.

Sementara itu, Andi Prianto, salah satu peserta kegiatan e-Dabu Class mengatakan bahwa pelatihan tersebut sangat baik karena menambah wawasan baru tentang bagaimana mengaplikasikan keberadaan aplikasi New e-Dabu secara optimal.

"Lewat aplikasi New e-Dabu ini, pengurusan administrasi BPJS Kesehatan untuk karyawan jadi lebih mudah. Kita bisa mengerjakan sendiri dalam mengganti fasilitas kesehatan, menambahkan atau mengurangi peserta. Biasanya untuk lihat entitas saja kita harus tanya dulu lalu minta rekapan, tapi dengan adanya aplikasi ini kita tinggal lihat sendiri,” ujarnya.(DA/pm)