10 Jan 2019
  |  
Dilihat : 104517 kali

Hampir Semua Puskesmas di Kota Kediri Penuhi Komitmen Pelayanan terhadap peserta JKN-KIS

Kediri, Jamkesnews - Delapan dari sembilan Puskesmas di Kota Kediri berhasil memenuhi target komitmen pelayanan JKN-KIS pada tahun 2018. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri Yessi Kumalasari melalui sambutannya pada pertemuan Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBK) 2019 yang diselenggarakan di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri, Kamis (9/1).

“Tahun ini sudah baik. Yang belum bisa memenuhi target indikator adalah puskesmas Balowerti dan setelah dikonfirmasi itu disebabkan karena banyak kunjungan yang tidak terdokumentasi, bukan karena kunjungan/pemanfaatan yang jarang, jadi sudah baik. Untuk yang Kabupaten Kediri, 12 dari 37 sudah memenuhi target komitmen secara penuh, dan untuk Nganjuk 6 dari 20 juga sudah memenuhi tiga kriteria dalam zona aman,” ujar Yessi.

Dijelaskan oleh Yessi, pada tahun 2017 lalu BPJS Kesehatan menerapkan pembayaran Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan (KBK). Hal ini dilakukan demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Melalui sistem ini, BPJS Kesehatan membayarkan kapitasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sesuai dengan pemenuhan indikator komitmen pelayanan. Ketiga indikator tersebut adalah angka kontak/komunikasi, rasio rujukan non spesialistik, persentase peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis berkunjung ke FKTP, dan rasio kunjungan rumah (Khusus Puskesmas).

“Pada intinya kami membayar kapitasi sesuai dengan pencapaian Puskesmas. Secara sederhana dimensinya mencakup aksesibilitas dan pemanfaatan layanan oleh peserta, ketaatan/ kepatuhan FKTP dalam melayani peserta sesuai kompetensinya (tanpa merujuk), dan kesinambungan program pengelolaan penyakit kronis yang dijalankan oleh FKTP. Intinya, bila FKTP bisa memenuhi ketiganya maka kapitasi dibayarkan maksimal. Apabila ketiga indikator tidak terpenuhi sesuai target maka kapitasi yang dibayarkan adalah 90%,” jelas Yessi.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adhima menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Puskesmas. Fauzan optimis pada tahun berikutnya seluruh Puskesmas di Kota Kediri dapat memenuhi seluruh kriteria penilaian sehingga kapitasi dapat diterima secara maksimal.

“Dana kapitasi yang kita terima adalah uang negara yang harus dipertanggung jawabkan. Semoga hasil evaluasi ini bisa jadi motivasi bagi kita semua,” ujar Fauzan. (ar/sw)