15 Des 2018
  |  
Dilihat : 441440 kali

1 Januari 2019, Provinsi Sulawesi Utara Capai UHC

Jamkesnews, Manado Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mewujudkan komitmen dan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat yang ada di Sulawesi Utara ini, melalui Universal Health Coverage (UHC) dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulawesi Utara Tengah Gorontalo dan Maluku Utara pada Jumat (14/12).

Gubernur Provinsi Sulawesi Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa terhitung 1 Januari 2019 masyarakat Sulawesi Utara dapat menggunakan kartu JKN-KIS  dalam memperoleh jaminan pelayanan kesehatan, baik di tingkat pertama maupun tingkat lanjutan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019 Provinsi maupun Kabupaten/Kota salah satunya dianggarkan untuk program jaminan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu, hal ini tercermin bahwa pemerintah daerah sangat memperhatikan jaminan kesehatan serta pelayanan kesehatan yang optimal,” jelas Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

 Dalam waktu yang sama, dilangsungkan pula deklarasi secara serentak atas komitmen pemerintahan wilayah Sulawesi Utara dalam Program JKN-KIS Tahun 2019, melalui  penandatanganan PKS antara Gubernur Provinsi Sulawesi Utara dan Kepala Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Suluttenggomalut. Para walikota pun bergantian melakukan penandatanganan PKS mengenai upaya perluasan kepesertaan JKN-KIS melalui integrasi Jamkesda tersebut.

Saat ini Program JKN-KIS telah menjadi program dengan cakupan kepesertaan terbesar di dunia. Masyarakat Indonesia yang sudah menjadi peserta JKN-KIS tercatat sebanyak lebih dari 207 juta jiwa. Per tanggal 1 Januari 2019 jumlah peserta yang diintegrasikan oleh Pemerintah Daerah se-Provinsi Sulawesi Utara ke Program JKN-KIS sebanyak 760.138 jiwa dari total 2.605.045 jiwa peserta terdaftar atas jumlah penduduk 2.693.185 jiwa, maka secara keseluruhan peserta JKN KIS yang sudah terdaftar dibanding dengan jumlah penduduk mencapai 96,73%. Hal ini berarti Provinsi Sulawesi Utara adalah Provinsi ke-enam yang sudah mencapai Universal Health Coverage dengan cakupan peserta di atas 95% dari jumlah penduduk.

“Kami memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Kepala Daerah se-Provinsi Sulawesi Utara atas komitmen yang tinggi dalam mendukung terlaksananya Program JKN-KIS. Kami harapkan kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut hingga tercapainya cakupan semesta mencakup 100% seluruh penduduk di Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Kepala Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Suluttenggomalut Anurman Huda. (IU/lh)