08 Nov 2018
  |  
Dilihat : 31 kali

Sinergi “Duo BPJS” Dalam Upaya Optimalisasi Kepesertaan PPU

Aceh Selatan, Jamkesnews – Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan perluasan peserta dalam penyelenggaraan Jaminan Sosial Nasional, BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan terus berupaya meningkat kerjasama strategis dengan pihak terkait salah satunya dengan menggandeng BPJS Kesehatan Cabang Pembantu Aceh Selatan yang masuk dalam wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Cabang Meulaboh.

Dua instansi yang berasal dari satu undang-undang ini, melakukan kegiatan kerjasama operasional untuk menggarap segmen yang berlaku sama diantara kedua badan tersebut yakni segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang berasal dari badan usaha atau segmen pemberi kerja dan pekerja. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 yang menyebutkan bahwa pemberi kerja dan pekerja wajib dilindungi jaminan sosial untuk memastikan produktifitas tetap terjaga ataupun proteksi finasial jika pekerja sakit maupun anggota keluarganya.

Sinergitas “Duo BPJS” ini sebelumnya telah diresmikan dengan dilakukannya penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serentak antara Cabang BPJS Kesehatan dengan BPJS Ketenagakerjaan di Wilayah Sumatera Utara dan Aceh yang dilaksanakan pada 11 Oktober 2018 lalu. Adapun sinergi yang dilakukan mencakup pertukaran dan pemanfaatan data oleh para pihak segmen Pekerja Penerima Upah Badan Usaha dan Pemberi Kerja.

“Ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah peserta Jaminan Sosial Nasional dari segmen penerima upah dan pemberi kerja di wilayah kerja para pihak,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan, Neni Fajar  usai melakukan pertemuan dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pembantu Aceh Selatan pada Rabu siang (07/11) kemarin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk tindak lanjut atas PKS yang sudah kita tandatangani bersama beberapa waktu yang lalu. Pertemuan ini kita laksanakan dalam rangka membahas permasalahan-permasalahan teknis yang terjadi dilapangan serta sharing upaya yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pihak guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan Jaminan Sosial Nasional yang lebih baik lagi kedepannya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pembantu Aceh Selatan yang membawahi 3 Kabupaten/Kota yaitu Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, Mislina menyatakan kerjasama ini merupakan awal bagi BPJS untuk saling bersinergi, bahu membahu dalam mensukseskan pelaksanaan Jaminan Sosial Nasional.

“Terkait pertukaran data secepatnya dapat kita laksanakan setelah kegiatan ini, namun untuk sosialisasi dan pemeriksaan kepatuhan bersama harus kita jadwalkan, mengingat wilayah kerja kita yang lumayan membutuhkan waktu lebih untuk dijangkau,” ujar Mislina. (HF/tf)