22 Mei 2018
  |  
Dilihat : 88683 kali

Siap-Siap, Tim DO IT Akan Kunjungi Warga Kendari dan Sekitarnya

Kendari, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Kendari telah mengembangkan inovasi terbaru yang disebut tim DO IT. DO IT adalah singkatan dari Data validity, Out of Pocket, Instal JKN Mobile, and Take a part to register. Tim yang beranggotakan duta BPJS Kesehatan ini, secara bergiliran setiap harinya mengunjungi rumah warga. Kelurahan Kemaraya, Kota Kendari adalah kelurahan pertama yang dikunjungi untuk bulan ini.

Adapun yang dilakukan tim DO IT saat kunjungan ke rumah warga yaitu melakukan validasi data peserta dengan menyesuaikan pada kartu keluarga peserta, kemudian menagih tunggakan iuran peserta, edukasi penggunaan mobile JKN, dan yang terakhir sosialisasi kepada masyarakat jika yang dikunjungi tersebut belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Pada Senin (14/05) tim  ini berkunjung ke 5 (lima) rumah di Kelurahan Kemaraya, salah satunya di rumah Waode Hanura yang juga telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen kepesertaan Pekerja Penerima Upah atau biasa disingkat PPU.

“Kunjungan langsung ke rumah warga ini diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan validasi data kepesertaan, selain itu kami juga menagih tunggakan iuran jika yang di kunjungi tersebut mengalami keterlambatan iuran, tak ketinggalan juga Mobile JKN diperkenalkan kepada setiap warga yang dikunjungi tersebut. Kami juga memberikan edukasi terkait program JKN-KIS kepada masyarakat jika yang bersangkutan belum menjadi peserta, karena kesehatan adalah kebutuhan dan merupakan hak hidup yang harus terpenuhi,” ucap  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari Hendra J Rompas.

Saat kunjungan, Waode diperkenalkan Mobile JKN dan manfaat penggunaannya, selain itu Waode juga disesuaikan data kepesertaannya sesuai yang tertera pada kartu keluarga dan yang terdaftar di BPJS Kesehatan. Selain untuk validasi data kepesertaan, kunjungan langsung ke rumah masyarakat ini bertujuan agar dapat meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa kesehatan adalah hak setiap individu. Menjadi peserta JKN KIS bukan hanya sebagai suatu kewajiban tetapi lebih daripada itu merupakan suatu kebutuhan masyarakat. Karena dengan sehat, masyarakat dapat melaksanakan kegiatan sehari-harinya tanpa perlu terkendala kesehatan yang terganggu. (AF/in)