14 Jan 2020
  |  
Dilihat : 23 kali

BPJS Kesehatan Juga Pastikan Mutu Layanan Kepada Peserta JKN-KIS

Jakarta Timur, Jamkesnews – Untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi terkait pelaksanaan Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) FKTP serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh FKTP kepada peserta JKN-KIS di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur, BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur melaksanakan Kegiatan Pertemuan Penilaian Pelaksanaan Kapitasi Berbasis Kinerja Pada FKTP Di Wilayah Jakarta Timur Bulan Januari 2020 pada Selasa (14/01).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur, Jatinegara itu diyakini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bersama fasilitas kesehatan khususnya Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Untuk mewujudkannya, dapat dilakukan dengan penerapan pembayaran berbasis kinerja dalam bentuk Kapitasi Berbasis Komitmen (KBK) pelayanan.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur Erika Verayanti Lumban Gaol mengatakan bahwa terdapat indikator yang dapat berpengaruh dalam pelaksanaan KBK itu, salah satunya adalah penyelenggaraan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Menurutnya, peserta Prolanis harus dapat meningkatkan kualitas pola hidup sehat agar kesehatannya tetap terjaga sehingga sudah tidak perlu mendapatkna rujukan ke fasilitas tingkat lanjut.

“Salah satu indikator dalam KBK ini ialah peserta Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) terkendali, hal ini bertujuan agar paserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis dapat terpantau dan terjaga kesehatannya sehingga peserta Prolanis tidak perlu dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut dan mendapatkan obat-obatan cukup melalui puskesmas atau klinik yang terdaftar,” ucap Erika.

Menurut Erika, pembayaran Kapitasi Berbasis Komitmen (KBK) pelayanan pada FKTP telah dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan secara bertahap sejak tahun 2016 yaitu pada Puskesmas di wilayah Ibu kota Provinsi, pada tahun 2017 yaitu pada seluruh Puskesmas dan FKTP non Puskesmas milik Pemerintah yang memenuhi syarat, dan pada tahun 2018 dilaksanakan oleh seluruh FKTP yang telah memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Finan Setianto mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat mewujudkan harapan yang telah dibuat dengan BPJS Kesehatan tanpa adanya dukungan dari para mitra kerja. Maka dari itu, melalui kegiatan yang dilaksanakan, pihaknya membutuhkan dukungan yang penuh untuk bersama-sama untuk mewujudkan dan meningkatkan mutu kesehatan dan layanan kepada peserta JKN-KIS.

”Peserta Prolanis terkendali merupakan tantangan tersendiri bagi FKTP namun hal tersebut menjadi upaya dan usaha kita bersama baik dari BPJS Kesehatan, FKTP dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur untuk dapat mewujudkannya demi meningkatkan mutu kesehatan dan layanan peserta JKN-KIS,” tandas Finan.

Finan berpesan kepada FKTP untuk kegiatan Prolanis dapat dilakukan secara rutin dan dimasukkan datanya dalam Aplikasi P-Care, termasuk pemeriksaan laboratorium dimasukkan secara tepat waktu dan akurat agar mutu layanan terekam dengan baik. (PG/cp)