09 Sep 2019
  |  
Dilihat : 10062 kali

Antisipasi Bahaya Kabut Asap, Pengunjung Kantor dapatkan Masker Cuma-Cuma

Hulu Sungai Tengah, Jamkesnews – Kabut asap tipis masih menyelimuti langit Barabai siang ini, Senin (09/09). Kabut itu berasal dari asap pembakaran lahan pertanian di sekitar wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang mengakibatkan Barabai dan sekitarnya terkena dampak. Tentu saja hal itu membuat was-was warga Barabai akan kesehatan pernafasan mereka.

Menurut Guru Besar Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI yang juga Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI Tjandra Yoga Aditama yang dikutip dari Lifestyle Kompas.com mengatakan, gangguan kesehatan akan lebih mudah terjadi pada orang yang gangguan paru dan jantung, lansia, dan anak-anak. Dampak langsung yang akan dirasakan adalah infeksi paru dan saluran napas. Tjandra menjelaskan, kabut asap dapat menyebabkan iritasi lokal pada selaput lendir di hidung, mulut dan tenggorokan. Kemudian juga menyebabkan reaksi alergi, peradangan, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan yang paling berat menjadi pneumonia.

Guna mengurangi resiko yang ada, BPJS Kesehatan Cabang Barabai berikan masker secara cuma-cuma kepada pengunjung pada hari itu. Plh. Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik kantor tersebut Ricky Pramadi Tambun mengatakan langkahnya untuk mengurangi dampak terburuk dari kabut asap yang terjadi di wilayah Barabai. “Sudah dua pekan ini kabut asap terjadi disini, kami khawatirkan masyarakat terkena dampak asapnya,” kata Ricky.

Ricky melanjutkan, kesadaran masyarakat menggunakan masker saat musibah seperti ini masih minim. Karena dampak dari asap itu sendiri tidak serta merta dirasakan masing-masing orangnya. Namun lambat laun dalam intensitas yang tinggi, pasti akan menimbulkan dampak seperti yang disampaikan Tjandra Yoga Aditama diatas. Ricky berharap dengan pembagian masker di kantornya khususnya Peserta JKN-KIS yang datang, juga meningkatkan awarness terkait bahaya asap. "Yang jelas kami harap masyarakat sadar akan penggunaan masker saat kabut masih terlihat, supaya kita tidak dibayang-bayangi penyakit ISPA. Secara tidak langsung kita edukasi agar sadar penggunaan masker saat kabut asap melanda,” harapnya.

Salah satu pengunjung kantor, Andriani (26), merasa senang dengan langkah BPJS Kesehatan Cabang Barabai dalam membagikan masker secara sukarela. Aparat Desa Taras Padang tersebut mengatakan terkadang lupa untuk menggunakannya lantaran masih belum merasakan gangguan pada pernafasannya. “Untungnya saja dikasih secara gratis, jadi kita diingatkan untuk pakai masker, terimakasih BPJS Kesehatan,” ujarnya. (KA/rz)