14 Agt 2019
  |  
Dilihat : 36 kali

Per 1 September 2019, RSUD Tiom Bekerjasama Dengan BPJS Kesehatan Wamena

Wamena, Jamkesnews - Dengan cakupan kepesertaan JKN-KIS yang tiap harinya semakin bertambah mendorong setiap fasilitas kesehatan untuk dapat menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. RSUD Tiom menandatangani Berita Acara kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Kerjasama tersebut berlaku efektif per 01 September 2019 dengan status Klinik Utama RSUD Tiom, Selasa (13/08). Sambil menunggu penetapan kelas bagi RSUD Tiom yang masih menjadi kendala namun komitmen rumah sakit tersebut patut diberikan apresiasi sehingga pelayanan dengan BPJS Kesehatan tetap bisa berjalan.

“Saya selaku pimpinan RSUD Tiom merasa sangat bersyukur dengan adanya penandatanganan kerjasama ini yang akan mulai diberlakukan per 1 September 2019. Kami mengucap syukur kepada Tuhan yang maha kuasa karena berkat kasih dan pertolongannya termasuk kami juga berterimakasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Wamena yang sudah melakukan berbagai proses hingga kami berada di tahap ini. Ini adalah satu hal yang sangat dinanti nantikan oleh kami dimana pelayanan yang kami berikan selama ini sudah kami berikan dengan baik kepada masyarakat. Dengan adanya kerjasama ini tentunya akan lebih meningkatkan pelayanan kami agar lebih baik lagi kepada masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya khususnya RSUD  Tiom,” ungkap Direktur RSUD Tiom, Nataniel Imanuel Hadi saat diwawancarai oleh Tim Jamkesnews.

Nataniel mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan dari BPJS Kesehatan untuk segera melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada. Rumah Sakit berharap dan berkomitmen agar dalam waktu dekat dapat melengkapi persyaratan yang kurang tersebut.

Lanny Jaya sendiri merupakan kabupaten pertama di Pegunungan Tengah Papua yang telah melaksanakan UHC. Salah satu yang masih menjadi  kendala  di Kabupaten Lanny Jaya yaitu terkait Identitas oleh masyarakat.

“Identitas sangat penting, apabila pada kartu yang telah diterima oleh masyarakat masih  ada kesalahan, peserta dapat melakukan perubahan dengan melampirkan identitas seperti KTP ataupun KK,” terang Kepala Cabang  BPJS Kesehatan Wamena, Ivan Ravian.

Pada RSUD Tiom juga diperlukan visitasi kembali untuk mengembalikan penetapan kelas RSUD Tiom sesuai penetapan awal yaitu RSUD Kelas D.

“Kita tawarkan untuk dapat bekerjasama sambil kita jalan, kita sempurnakan dari sisi BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit terkait apa-apa yang masih kurang,” tutup Ivan. (TR/aa)