09 Agt 2019
  |  
Dilihat : 1282 kali

BPJS Kesehatan Wamena Dukung Festival Budaya Lembah Baliem

Wamena, Jamkesnews - Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) tahun 2019 dilaksanakan di Distrik Walesi Kabupaten Jayawijaya. Festival ini diadakan tiap tahunnya dengan melibatkan berbagai masyarakat dan instansi. Pengunjung berdatangan tidak hanya dari dalam negeri tapi juga dari luar negeri (mancanegara). Tahun 2019 ini memang  sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana acara pembukaan dipimpin langsung oleh Menteri  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan juga adanya Pencatatan Rekor Muri (Replika Noken Terbesar 30 meter).

BPJS Kesehatan sendiri sebagai instansi yang menaungi kesehatan masyarakat turut hadir saat itu dengan membuka pameran (standbooth) bagi khalayak ramai yang hadir. Masyarakat yang berkunjung ke standbooth tidak hanya dari daerah Kabupaten Jayawijaya yang ada di Papua tapi juga dari daerah-daerah di luar kota.

“Saya sangat bangga dapat membuka acara Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) yang ke-30 tahun ini. Melihat keragaman warisan budaya tanah Papua membuat saya semakin bangga menjadi orang asli Papua. Perempuan, anak, dan warisan budaya tidak dapat dipisahkan sebab mereka berperan sebagai unsur pemersatu dan penentu masa depan bangsa,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, membuka acara FBLB pada Kamis (08/08).

Khadiran BPJS Kesehatan  di event festival tersebut  dengan maksud turut menyukseskan program dari Kabupaten Jayawijaya, untuk membuat Lembah Baliem bisa dikenal di mancanegara.

“Partisipasi BPJS Kesehatan terhadap FBLB dengan membuka standbooth, yang mana standbooth tersebut dimaksudkan agar dapat  membuka saluran informasi dari masyarakat kepada kita. Terbukti dengan tadi standbooth kita banyak dikunjungi oleh peserta dan calon peserta. Permasalahan yang mereka punya bisa kita dengar, bisa kita tindaklanjuti bersama,” terang Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat BPJS Kesehatan, C. Falah Rakhmatiana

“Tadi kita juga saksikan  tourist-tourist asingnya banyak, dari Cina bahkan ada duta besar hadir dari negara Eropa.Nah, ini baik karena BPJS Kesehatan juga bisa eksis disitu. Dimana kita sebagai salah satu Badan Hukum Publik yang dipunyai negara bisa tampil melaksanakan Program Pemberian Informasi Langsung, Program Customer Service, untuk menjawab kebutuhan masyarakat, Jadi cukup bagus dan perlu terus dikembangkan,” tambah Falah.

Dalam acara pembukaan tersebut, ditampilkan pula tari kolosal 500 penari yang membawa Noken Raksasa dan dilanjutkan foto bersama oleh Muspida/tamu undangan yang hadir dengan memegang Noken Raksasa sepanjang 30 meter. (TR/aa)