17 Jul 2019
  |  
Dilihat : 8778 kali

Era JKN-KIS, FKTP Sebagai Gatekeeper Terus Dioptimalkan

Sampit, Jamkesnews - Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Fungsi FKTP sebagai gatekeeper mempunyai fungsi kontak layanan peserta (First Contact), pelayanan berkelanjutan (Continuity), pelayanan paripurna (Comprehensiveness) dan koordinasi pelayanan (coordination).

Sesuai dengan peraturan Konsil Kedoteran Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 tentang standar kompetensi Dokter Indonesia, terdapat 144 jenis penyakit dengan tingkat kemampuan 4A, dimana 144 diagnosa tersebut harus bisa di selesaikan dan dituntaskan oleh FKTP. Untuk memastikan hal tersebut berjalan dengan baik, BPJS Kesehatan bersama dengan FKTP melaksanakan kegiatan On Desk Peer Review, Rabu (17/07).

Kegiatan On Desk Peer Review dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer (PMP) Rusmalita PS dan Dokter di Puskesmas, Klinik serta Dokter Praktik Perorangan (DPP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Kegiatan On Desk Peer Riview bertujuan untuk melakukan validasi kemampuan FKTP terhadap penanganan diagnosa yang sesuai dengan kompetensi dokter di FKTP.

Dalam paparannya, Kepala Bidang PMP Rusmalita PS menyampaikan FKTP mempunyai peran yang sangat penting, karena FKTP menjalankan fungsi sebagai gatekeeper tentunya harus bisa menuntaskan pelayanan kesehatan yang diberikan peserta. Menurutnya, FKTP juga harus mengoptimalkan sarana dan prasarana serta meningkatkan kualitas layanan kepada tenaga medisnya melalu dana kapitasi yang telah diperoleh.

“Diharapkan FKTP bisa mengoptimalkan pelayanan kepada peserta program JKN-KIS secara tuntas sesuai dengan kompetensi dan sarana prasarana yang dimiliki. Sehingga kualitas layanan yang diberikan kepada peserta juga bisa terus meningkat,” tutur Rusmalita

Rusmalita menambahkan bahwa hasil dari validasi yang dilakukan akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan Focus Group Discussion bersama Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) Kantor Cabang Sampit, organisasi profesi, dan Dinas Kesehatan Kabupaten. Diharapkan dengan validasi yang telah dilakukan, pelayanan kepada peserta program JKN-KIS bisa terus meningkat karena fungsi sebagai gatekeeper bisa berjalan dengan baik.

BPJS Kesehatan Cabang Sampit telah bekerja sama dengan 125 FKTP untuk dapat melayani peserta program JKN-KIS di seluruh wilayahnya. (KA/tr)