11 Jul 2019
  |  
Dilihat : 48 kali

BPJS Kesehatan Edukasikan JKN-KIS ke Warga Desa Lamerem

Simeulue, Jamkesnews – Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat, BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh mengadakan sosialisasi Program JKN-KIS bagi Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Rabu (10/07). Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan turun kampung dalam rangka HUT BPJS Kesehatan ke-51. 

Acara tersebut dihadiri oleh empat orang kepala desa antara lain, Hasan Kepala Desa Lewak, Abusaidin Kepala Desa Lamerem, Rusdin Amin Kepala Desa Lhok Paoh, dan Hasrun Amin Kepala Desa Serafon, serta masyarakat sekitar yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan dikoordinir oleh Puskesmas Lamerem.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Utara dan DI Aceh Mariamah menyampaikan, sosialisasi ini dilaksanakan dengan harapan masyarakat setempat teredukasi dengan baik tentang bagaimana mendaftar menjadi peserta, cara mengganti kartu JKN-KIS jika hilang dan rusak, dan persoalan teknis lainnya seperti jangka waktu penggunaan kartu JKN-KIS, cara menggunakan kartu JKN-KIS saat berobat di Puskesmasa atau rumah sakit.  

 “Jaminan berupa perlindungan kesehatan ini diberikan pemerintah agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan dan perlindungan kesehatan yang termasuk kebutuhan dasarnya. Untuk itu harus ada pemahaman yang sama antara petugas medis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), peserta, dan BPJS Kesehatan agar mutu pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS berkualitas dan tanpa diskriminasi. Dalam sosialisasi kali ini, kami mengajak Puskesmas Lamerem, beberapa tokoh masyarakat dan peserta dari empat desa sehingga dapat diberikan edukasi bagaimana hidup sehat, membayar iuran tepat waktu, sekaligus diberikan pemahaman terkait Mobile JKN,” ujar Mariamah. 

Mariamah menjelaskan, bagi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta PBI, atau yang ditanggung oleh pemerintah daerahnya, maka pendaftaran dilakukan melalui pendataan oleh Dinas Sosial/Dinas yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah, selanjutnya ditetapkan melalui Keputusan Bupati, sehingga masyarakat tidak perlu mendaftar secara pribadi.

 “Mengingat keterbatasan kami mendapatkan seputar BPJS Kesehatan, kami berharap BPJS Kesehatan bisa sering-sering bekunjung ke desa kami, hal ini sangat membantu palayanan kesehatan dalam menyampaikan informasi yang baik dan benar kepada peserta, khususnya seperti hari ini, kedatangan Ibu dan Bapak dari BPJS Kesehatan diharapkan dapat mencerahkan kami hari ini,” kata Kepala Desa Lamerem, Abusaidin. (hf/bb)