09 Jul 2019
  |  
Dilihat : 78821 kali

Ade Rai Ajak Masyarakat Pasuruan Hidup Sehat Dan Punya Jaminan Kesehatan

Pasuruan, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Pasuruan sedang punya gawe besar lantaran sosialisasi yang mereka helat siang tadi cenderung heboh dari biasanya. Hal ini tak lain karena kedatangan seorang binaragawan sekaligus artis Indonesia, Ade Rai yang sukses memaksa ibu-ibu histeris sepanjang acara. Pria dengan nama lengkap I Gusti Agung Kusuma Yudha ini tengah menjalani road show sebagai brand ambassador BPJS Kesehatan.

Bertajuk “Sosialisasi JKN-KIS dan Pola Hidup Sehat”, acara ini dilangsungkan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti-Pasuruan, Selasa (09/07) siang. Sekitar 250 tamu undangan hadir menyaksikan rangkaian acara tersebut.

Di tengah riuhnya ibu-ibu, nampak hadir Lulis Irsyad Yusuf selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan ditemani Nanik Asnawati selaku Ketua Fatayat NU Kabupaten Pasuruan. Indrina Darmayanti selaku Kepala Cabang BPJS Kesehatan Pasuruan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatannya, Lulis mengaku antusias dengan acara siang tadi. Pasalnya, baru kali ini pihaknya kedatangan narasumber sekaliber artis Ibu Kota.

“Sungguh pengalaman yang luar biasa bisa bertemu Mas Ade Rai hari ini. Materi yang disampaikan begitu padat dan bermanfaat sehingga kami bisa sama-sama belajar pentingnya menjaga pola hidup sehat,” ungkapnya.

Sementara itu, di hadapan para ibu-ibu, Ade Rai sumringah menyampaikan tips pola sehatnya. Ia menghimbau agar tidak sembarangan mengkonsumsi lemak dan gula lantaran bisa membuat berat badan seakan tak terarah. Menurutnya, dua hal tersebut bisa jadi potensi racun dalam tubuh kita.

“Dalam menjaga hidup sehat, sebaiknya dibarengi pola makan yang sehat pula. Kita awali dengan mengurangi konsumsi lemak dan gula. Selain itu, perhatikan kandungan zat gizi yang masuk ke dalam tubuh. Apakah sudah seimbang atau malah ada yang kelebihan? Semua harus kita jaga polanya. Apalagi kalau sudah malas berolahraga, tentu jadi ladang penyakit bagi tubuh kita,” celotehnya.

Selain membagi tips pola hidup sehat, Ade juga menyampaikan pentingnya menjadi peserta jaminan kesehatan. Sejak diimplementasikan awal tahun 2014 lalu, BPJS Kesehatan terus eksis menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ade juga menghimbau agar keberlangsungan program tersebut turut dibarengi antusias warga untuk mendaftar dan mentaati aturan yang ada.

“Tentu kita harus berterima kasih kepada pemerintah karena telah menyediakan perlindungan kesehatan untuk semua warga. Tidak hanya melindungi dan membantu sehat, menjadi peserta JKN-KIS juga mulia untuk membantu sesama. Dengan sifatnya yang gotong royong memudahkan siapa pun untuk saling membantu dan beramal. Pesan saya jangan tunggu sampai sakit. Alangkah baiknya jika kita punya kesadaran untuk membentengi diri kita dengan jaminan kesehatan," bebernya.

Dina sapaan akrab Kepala Cabang Pasuruan menjelaskan, jika jumlah peserta JKN-KIS Kabupaten Pasuruan telah mencapai 71,86% atau sebanyak 1.140.367 jiwa yang telah ter-cover BPJS Kesehatan. Dari jumlah tersebut, ia merinci untuk masing-masing segmen peserta, yakni 664.587 jiwa dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) Negara, 271.740 jiwa dari Pekerja Penerima Upah (PPU), 140.898 jiwa dari Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), 42.219 jiwa dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) Daerah, dan 20.923 jiwa berasal dari Bukan Pekerja (BP). Bersama pihaknya, ia berusaha agar target Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Pasuruan lekas tercapai secepatnya.

“JKN-KIS adalah sebuah program yang wajib diikuti oleh setiap warga negara tanpa terkecuali. Fungsinya untuk memproteksi diri kita selama jatuh sakit. Kita tak lagi dipusingkan dengan persiapan biaya saat mengakses fasilitas kesehatan. Jika memang kondisi kita yang sedang sehat, kita sudah terhitung sedekah bagi saudara kita yang membutuhkan. Itu lah mulianya program dari BPJS Kesehatan,” ujarnya.