15 Mei 2019
  |  
Dilihat : 145 kali

Evaluasi UR Triwulan I dan Komitmen FKTP Dalam Meningkatkan Kepuasan Peserta JKN-KIS di Mimika

Mimika, Jamkesnews - Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga pelayanan Fasilitas Kesehatan Tingkat pertama (FKTP), BPJS Kesehatan Cabang Jayapura bersama Dinas Kesehatan, Puskesmas, Klinik dan FKTP lainnya gelar kegiatan monitoring dan evaluasi pelayanan primer yang telah berjalan dari bulan Januari sampai dengan Maret tahun 2019. Kegiatan kali ini berfokus terhadap pemaparan mengenai Utilisasi Review (UR) dan sosialisasi anti Fraud dalam pelayanan primer di Kabupaten Mimika, Rabu (15/05).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah mengatakan dalam kegiatan ini akan disampaikan beberapa evaluasi terkait UR dan komitmen FKTP dalam menjalankan layanan pada tahun 2019. Dari 42 FKTP yang bekerja sama sebanyak 79% sudah aktif menggunakan Aplikasi Pcare untuk pelaporan pelayanan, dimana 21% FKTP tersebut tidak dapat menggakses jaringan. Masih tingginya angka rujukan menjadi perhatian dalam pelayanan yang diberikan oleh FKTP, dimana batas maksimal rasio rujukan sebesar 15,88%.

“UR ini dilakukan bertujuan untuk memantau kinerja Fasilitas Kesehatan yang pada saat ini khusus untuk tingkat pertama, dengan adanya UR akan berdampak juga dengan peningkatan pelayanan yang akan diberikan kepada peserta JKN-KIS,” tutur Djamal.

Adanya kegiatan monitoring dan evaluasi ini tentunya secara tidak langsung diharapkan dapat meningkatkan kepuasan peserta pada pelayanan kesehatan dan juga kepuasan fasilitas kesehatan dalam menjalankan hak dan kewajibannya.

Dalam kegiatan tersebut dipaparkan juga materi tentang pencegahan kecurangan dalam pelaksanaan Program JKN-KIS. Sesuai dengan Permenkes No 36 tahun 2016 disebutkan perlu dibentuknya tim baik dari tingkat fktp sampai dinas kesehatan yang bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan audit untuk pencegahan tindak kecurangan dalam pelaksanaan program JKN.

“Kami sudah mendapatkan sosialisasi terkait pencegahan kecurangan dari Kementerian Kesehatan dan akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas serta pihak eksternal yang terkait seperti BPK dan Inspektorat. Dan untuk kedepanya kami akan selalu berkoordinasi dalam pencagahan kecurangan yang terjadi di wilayah Kabupaten Mimika,” ujar Staf Sie Pembiayaan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Farida.

Djamal mengharapkan setelah evaluasi ini dilakukan, kepatuhan fasilitas kesehatan dalam melakukan entri pelayanan pada Aplikasi PCare dapat ditingkatkan dan juga pelayanan dalam penanganan diagnosa yang masih dapat diatasi pada tinggat pertama dapat ditingkatkan. (TR/jr)