14 Mei 2019
  |  
Dilihat : 401 kali

Penyempurnaan Aplikasi SIPP mudahkan Peserta mendapatkan Pelayanan

Jambi, Jamkesnews - Sebagai badan hukum publik BPJS Kesehatan memiliki kewajiban untuk menyediakan sarana pengaduan masyarakat untuk mengelola pengaduan atas pelayanan yang diberikan kepada peserta baik pada Kantor Cabang BPJS Kesehatan sendiri atau pada fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan. Bentuk penyediaan sarana pengaduan tersebut selain Petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan yang tersedia di Rumah Sakit, BPJS Kesehatan juga mempersiapkan petugas Informasi dan penanganan pengaduan (PIPP) di Kantor Cabang yang kemudian para petugas tersebut dibekali dengan teknologi berupa Aplikasi Sistem Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) yang menghubungkan antara petugas penanganan keluhan di Kantor Cabang dengan petugas penanganan keluhan di rumah sakit.

Pelaksanaan layanan informasi dan pengaduan yang terintegrasi dengan pengelolaan informasi dan pengaduan rumah sakit akan  dilakukan secara bertahap dengan konsep petugas Rumah Sakit sebagai first line yaitu lini terdepan dalam memberikan informasi dan penanganan pengaduan peserta yang kemudian dapat berkoordinasi dengan petugas BPJS Kesehatanà PIC Rumah Sakit.

Aplikasi SIPP yang dipergunakan oleh kedua petugas handling complain tersebut tidak hanya terpusat pada penanganan pengaduan dan permintaan informasi saja, kini aplikasi SIPP yang biasa dipergunakan sebagai pencatatan keluhan dan permintaan infomasi tersebut juga mengakomodir kebutuhan peserta dalam pengurusan denda pelayanan serta pendaftaran bayi baru lahir. Untuk menambah pemahaman petugas penanganan keluhan dan PIC Rumah Sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Jambi dalam mengoperasikan fitur terbaru aplikasi SIPP, maka BPJS Kesehatan Cabang Jambi mengadakan kegiatan sosialisasi Implementasi Perubahan pada Fitur Aplikasi SIPP (14/05)

Mengambil tempat di Aula BPJS Kesehatan Cabang Jambi, Adithia Hangga yang bertindak sebagai narasumber yang juga merupakan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta menjelaskan tata cara pengoperasian fitur terbaru pada aplikasi SIPP tersebut.

“Proses pendaftaran bayi baru lahir pada aplikasi SIPP dapat diakses mulai dari pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 15.00, proses entry tersebut dilakukan oleh petugas PIPP yang berada di Rumah Sakit setelah login ke dalam aplikasi SIPP dengan menggunakan user dari masing masing Rumah Sakit, setelah melakukan login petugas dapat melakukan entry data dengan memilih menu pendaftaran bayi baru lahir, kemudian masukan nomor kartu sang ibu kemudian setelah nomor kartu sang ibu ditemukan petugas dapat mengentry data bayi baru lahir menggunakan data yang ada pada Kartu Keluarga pasien,” terang Hangga

Fitur lainnya yang terdapat dalam aplikasi SIPP adalah fitur perhitungan denda pelayanan, penambahan fitur denda layanan pada aplikasi SIPP ini untuk memudahkan peserta dalam menyelesaikan denda pelayanan yang diakibatkan oleh keterlambatan pembayaran iuran oleh peserta tersebut. Penambahan fitur ini juga bertujuan untuk mengurangi jumlah peserta yang mendapatkan pelayanan kesehatan namun tidak menjadi jaminan program JKN dikarenakan keterlambatan pengurusan denda pelayanan.

“kami hanya ingin memberi kemudahan kepada peserta, sehingga peserta yang melakukan keterlambatan pembayaran iuran tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan membayar denda pelayanan sesuai dengan ketentuan rumah sakit yakni 3x24 jam hari kerja atau sebelum pasien pulang, baik pulang meninggal ataupun pulang sehat, karena selama ini beberapa peserta tidak dijamin oleh Program JKN akibat telat mengurus denda pelayanan” tambah hangga.

drg. Sari selaku PIC Rumah Sakit  Raden Mattaher Jambi menyambut baik penambahan fitur pada aplikasi SIPP tersebut, “Kami berharap ke depan tidak ada lagi peserta yang terkendala dalam pengurusan bayi baru lahir dan denda pelayanan dikarenakan terkendala hari libur namun pasien sudah siap untuk dipulangkan dengan kondisi sehat,” terangnya. (aw/aa)