13 Mei 2019
  |  
Dilihat : 72658 kali

BPJS Kesehatan Pasuruan Buka Layanan Di Mal Pelayanan Publik

Probolinggo, Jamkesnews - Pemerintah Kota Probolinggo secara resmi membuka Mal Pelayanan Publik (MPP) sejak, Senin (13/05). Bertempat di Gedung Hayam Wuruk, peresmian ini menjadi angin segar bagi warga sekitar. Sejak pagi, banyak warga yang sudah berbondong-bondong datang. Mereka antusias dengan fasilitas baru yang dihadirkan. BPJS Kesehatan menjadi salah satu instansi yang mengisi stand. Hal ini menjadi wujud nyata BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan.

Dalam kesempatannya, turut hadir Hadi Zainal Abidin selaku Walikota beserta jajaran. Disela-sela kunjungannya, ia juga menghampiri stand BPJS Kesehatan. “Yang terpenting pengurusan administarasi di sini harus lebih cepat. Tak ada lagi keruwetan dan lain sebagainya. Masyarakat jadi terbantu dengan adanya Mal Pelayanan Publik ini,” terang Walikota.

Senada dengan Hadi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Indrina Darmayanti turut memberikan tanggapan dengan hadirnya MPP ini. Ia mengapresiasi kinerja Pemkot Probolinggo yang cepat merespon akan kebutuhan warga.

“Tujuan adanya Mal Pelayanan Publik ini tak lain untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi dan pelayanan, meskipun dari kita sudah ada Mobile JKN. Namun karena adanya kerja sama dengan Pemkot, maka kita mendukung penuh dengan adanya Mal Pelayanan Publik. Dengan ini, diharapkan masyarakat semakin mudah mendapat informasi atau sekedar menyampaikan unek-unek mengenai BPJS Kesehatan. Karena tak semua orang “melek” teknologi jadi butuh yang namanya kedekatan secara personal, salah satunya dengan berperan di Mal Pelayanan Publik ini,” ujar Dina sapaan akrabnya.

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan melayani pemberian informasi seputar Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), melayani pendaftaran peserta baru, hingga update data dari peserta lama. Semua jenis layanan dilakukan secara profesional dan prima. Hadirnya BPJS Kesehatan di MPP tentu mengurangi antrian di masing-masing wilayah kerja. Semakin banyak kanal akan semakin memudahkan masyarakat dalam pengurusan.