11 Apr 2019
  |  
Dilihat : 77714 kali

Sistem Autodebet, Mudahkan Peserta JKN-KIS

Manado, Jamkesnews - Bank Negara Indonesia (BNI) Wilayah Manado siap mendukung program BPJS Kesehatan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran iuran peserta JKN-KIS.

Pertemuan yang diselenggarakan antara BPJS Kesehatan dan Pemimpin BNI Wilayah Manado Haris A. Handoko pada Rabu (10/4), membicarakan tentang mekanisme autodebet iuran peserta serta kemudahan peserta JKN-KIS untuk melakukan pembayaran melaui Kader JKN dengan menggunakan mesin EDC (Electronic Data Capture) Bank BNI.

Melalui sistem autodebet, kini peserta tidak perlu khawatir lupa membayar iuran, karena bank secara otomatis akan menarik saldo tabungan sebesar tagihan iuran JKN-KIS dari rekening peserta. Jadi peserta tidak perlu mengingat-ingat kapan harus membayar iuran lagi. "Saat ini BPJS Kesehatan telah bermitra dengan empat bank untuk pelayanan autodebet, yaitu bank BRI, BNI, Mandiri dan BCA,” Ungkap Deputi Direksi Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi tengah, Gorontalo dan Maluku Utara, Anurman Huda.

Menurut Haris, mekanisme autodebet iuran peserta JKN-KIS tidaklah sulit karena peserta hanya menabung seperti tabungan biasa, setelah saldo mencukupi maka sistem secara otomatis akan melakukan autodebet atas sejumlah iuran yang menjadi kewajiban peserta.

"Pendaftaran sistem autodebet juga bisa dilakukan di kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat pada saat melakukan pendaftaran peserta baru, sehingga hal ini dapat memudahkan peserta untuk tidak mendatangi bank yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan," ujar Haris.

Kelengkapan berkas yang perlu dibawa peserta saat mendaftar untuk layanan ini adalah fotocopy Identitas (KTP/KK) pemilik rekening, fotocopy buku tabungan pemilik rekening, fotocopy kartu identitas peserta JKN-KIS serta mengisi formulir autodebet bermaterai 6000. Selain di Kantor Cabang, peserta juga dapat mengakses langsung layanan ini di Bank yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Dengan adanya autodebet  diharapkan akan mengurangi keluhan peserta dan lebih memudahkan peserta dalam hal pembayaran iuran. Faktor lain yang kadang terjadi dilapangan yaitu, karena aktivitas kesibukan yang meningkat menyebabkan peserta lupa untuk membayar. "Ini juga faktor yang mendorong BPJS Kesehatan untuk bekerjasama menjalin kemitraan dengan pihak perbankan melalui pemberian fasilitas autodebet bagi peserta JKN-KIS," tutur Anurman.

Pada kesempatan tersebut Anurman juga menyampaikan apresiasi atas komitmen pihak BNI khususnya BNI Wilayah Manado yang telah menyukseskan program JKN-KIS, sehingga peserta JKN-KIS semakin dimudahkan.(tm)