02 Apr 2019
  |  
Dilihat : 31338 kali

Tingkatkan Sinergitas Kerja Sama, BPJS Kesehatan Pasuruan Temui Perangkat Daerah

Probolinggo, Jamkesnews - BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan kembali menggelar kegiatan Forum Komunikasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Bertempat di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Selasa (02/04), kegiatan ini menjadi yang pertama di tahun 2019. Kabupaten Probolinggo sendiri merupakan satu dari 4 wilayah kerja Cabang Pasuruan. Forum Komunikasi ini bertujuan dalam menjaga sinergitas antar pemangku kepentingan dalam implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bersama BPJS Kesehatan.

Kegiatan yang berlangsung sejak siang ini, dihadiri sebanyak 12 orang yang meliputi Sekretaris Daerah dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Tenaga Kerja, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Keuangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Badan Kepegawaian Daerah, serta BPJS Kesehatan.

Mewakili Bupati yang berhalangan hadir, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono, mengaku senang dengan kegiatan ini. Menurutnya, banyak nilai positif yang diperoleh dari Forum Komunikasi ini. “Kegiatan yang diharapkan bisa meningkatkan mutu pelaksanaan JKN-KIS yang optimal. Semua demi meraih UHC (Universal Health Coverage) di Kabupaten ini. Masyarakat butuh edukasi mengenai JKN-KIS, tentu lebih baik jika banyak sosialisasi. Kami siap mendukung dan membahu-bahu demi keberhasilan JKN-KIS,” ujar Soeparwiyono.

Senada dengan Soeparwiyono, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Debbie Nianta Musigiasari, turut menyampaikan pentingnya Forum Komunikasi. “Kami selalu menerima masukan demi perbaikan ke depan. Forum Komunikasi ini dilaksanakan rutin setiap 6 bulan sekali. Tujuannya tak lain berdiskusi bersama mengenai perjalanan JKN-KIS. Harapannya tentu semakin maksimal dalam pelaksanaan sesuai PerPres (Peraturan Presiden) Nomor 82 Tahun 2018,” ungkap Debbie.

Lebih lanjut, Debbie juga menyampaikan jumlah peserta dalam paparannya. “Sampai saat ini data kepesertaan per 1 Maret 2019, jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan Kabupaten Probolinggo sudah mencapai 921.132 jiwa. Jumlah itu meliputi peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) Daerah & Nasional sebanyak 724.247 jiwa, PPU (Pekerja Penerima Upah) sebanyak 109.112 jiwa, PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah)/Mandiri sebanyak 74.902 jiwa, dan BP (Bukan Pekerja) sebanyak 12.871 jiwa. Dari jumlah yang ada, setidaknya sudah 82,27 persen jiwa yang ter-cover JKN-KIS. Kami selalu berharap jumlah ini akan terus bertambah demi tercapainya UHC Kabupaten Probolinggo,” jelas Debbie.

Di penghujung kegiatan, tak lupa Soeparwiyono mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang hadir. Ia mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan bersama. Ia mengajak semua pihak terus bekerja demi Kabupaten Probolinggo mencapai cakupan sehat semesta. “Terima kasih kepada pihak yang hadir. Semoga kegiatan ini menjadi awal kerja yang baik untuk semua,” tutup Soeparwiyono.(ar/r)