14 Mar 2019
  |  
Dilihat : 63 kali

Tingkatkan Akurasi Data Peserta, BPJS Kesehatan Gelar Rekonsiliasi dengan Dinas Kesehatan

Lubuklinggau, Jamkesnews – Untuk mendapatkan data peserta Penerima Bantuan Iuran Anggaran Penerimaan Belanja Daerah (PBI-APBD) yang valid, BPJS Kesehatan melakukan rekonsiliasi dengan tiga Dinas Kesehatan sekaligus, Rabu (13/03). Kabupaten dan kota yang melakukan rekonsiliasi adalah Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara. Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau Idris menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan data hasil rekonsiliasi sebab untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) dibutuhkan jumlah data peserta yang valid dari hasil rekonsiliasi tersebut.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena kegiatan ini diharapkan bisa memberikan data yang akurat, serta dapat menyamakan persepsi kita sesuai kerja sama yang telah kita sepakati sebelumnya. Kita harus melakukan rekonsiliasi untuk triwulan I tahun 2019 dengan harapan nantinya data tersebut dapat menjadi acuan dalam mencapai UHC yang kita targetkan terlaksana pada 1 April 2019 ini,” papar Idris.

Idris menambahkan, pihaknya juga berharap masyarakat yang didaftarkan oleh pemerintah dapat dilakukan di Puskesmas terdekat. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara S. Kusrianto juga menyampaikan bahwa data hasil rekonsiliasi ini akan menjadi acuan bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara untuk menghitung jumlah masyarakat yang belum terdaftar pada Program JKN-KIS di Kabupaten Musi Rawas Utara.

"Berdasarkan asil dari rekonsiliasi tersebut Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara, kami menyepakati bahwa data yang telah terdaftar di Program JKN-KIS saat ini telah sesuai dengan data yang ada di setiap Kabupaten," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kabupaten BPJS Kesehatan Musi Rawas Ibrahim Fikri mengaku kegiatan rekonsiliasi dapat dilakukan secara rutin sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani sebelumnya.

“BPJS Kesehatan dan Dinas akan melakukan rekonsiliasi data PBI-APBD per triwulan. Kegiatan ini penting dilakukan secara berkala, karena data kepesertaan itu sifatnya dinamis. Pasti akan selalu berubah. Oleh karena itu, kami harap dengan upaya rekonsiliasi terjadwal ini, data kepesertaan yang kami miliki bisa terjamin akurasinya,” tutur Fikri.(RW/na)