12 Feb 2019
  |  
Dilihat : 461 kali

Koordinasi Faskes, BPJS Kesehatan Pastikan Program JKN-KIS yang Berkualitas Tanpa Diskriminasi

Sumba Tengah, Jamkesnews – Untuk memastikan kelancaran Program JKN-KIS dan mengevaluasi segala kendala yang timbul dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah bersama stakeholder termasuk fasilitas kesehatan mengintensifkan berbagai pertemuan untuk kelancaran koordinasi.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah  Febronia Animan melakukan pertemuan koordinasi dengan Direktur RSUD Waibakul Sumba Tengah, dr.Oktavianus deky beserta jajaran pada Selasa (12/02) di Aula RSUD  Waibakul Sumba Tengah. Pertemuan ini digagas untuk menyelesaikan sejumlah persoalan terkait pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS yang dilaksanakan RSUD  Waibakul selaku mitra provider BPJS Kesehatan.

Oktavianus mendiskusikan beberapa persoalan terbaru, di antaranya Koordinasi terkait permenkes 51 Tahun 2018 dampaknya bagi pelayanan kesehatan baik di tingkat pertama maupun di tingkat lanjutan, serta terkait Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141 Tahun 2018 tentang Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan Dalam Pemberian Manfaat Pelayanan Kesehatan.

 “Kami perlu menyampaikan beberapa hal yang kami harap dengan adanya koordinasi seperti ini  dapat dengan cepat menindaklanjuti berbagai persoalan tanpa merugikan siapapun, setelah adanya koordinasi ini kami harap Jangan sampai ada informasi yang terputus,” ungka Oktavianus.

Oktavianus pun berkomitmen untuk memberikan kerja sama yg berkualitas, memberikan pelayanan yg terbaik kepada peserta JKN KIS dan taat pada ketentuan yg berlaku.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah, Febronia Animan mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi komitmen serius dari Direktur RSUD Waibakul untuk mendorong mutu layanan kesehatan melalui RSUD di bawah naungannya. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan prinsip BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan prima terhadap seluruh peserta JKN-KIS.

“Memberikan pelayanan prima kepada peserta JKN-KIS adalah bagian dari tanggung jawab BPJS Kesehatan sebagai pengelola Program JKN-KIS. Segala upaya telah kami lakukan untuk dapat mewujudkan pelayanan yang berkualitas tanpa diskriminasi kepada peserta JKN-KIS. Kami harap,  RSUD Waibakul juga dapat mendukung peningkatan mutu layanan yang berimbas kepada kenyamanan peserta,” ungkap Febronia pada saat paparan.

Febronia juga menyampaikan bahwa ia akan tetap melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan mitra kami. Tujuannya tak lain untuk menjaga mutu layanan dan kepuasan peserta JKN-KIS. Semoga ke depan pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan dapat memberikan pelayanan yang berkulitas tanpa diskriminasi. (ay/HN)